Mazhab Pendidikan Kritis

Mei 9, 2009 at 9:33 am (resensi) (, , , , , )

Mazhab pendidikan kritis oleh Dr. M. Agus Nuryatno merupakan sebuah buku yang begitu hangat mengupas tentang sistem pendidikan atas tinjauan terhadap sistem politik dan kekuasaan dalam suatu negara.

buku ini banyak mengkritik segala upaya penyelenggaraan pendidikan yang tidak memperhatikan kebebasan individual dalam menentukan arah metode belajar yang tepat untuk dirinya sendiri.

pendidikan dipandang sebagai sebuah produkĀ  untuk mencerdaskan anak bangsa, yang sistem, esensi serta pelaksanaanya disemu level selalu mendapat pengaruh dari rezim yang berkuasa saat itu. itulah mengapa ketika kita membicarakn sistem pendidikan di berbagai tempat yang berbeda, maka berbeda pulalah sistem pendidikan yang digunakan, dirancang untuk menyuskeskan program dan tujuan dari pemerintah, melalui produk undang-undang yang disahkan melalui lembaga legislatif.

sehingga upaya melaksanakan pendidikan untuk mewujudkan manusia sempurna, insan kamil, dan kaffah, lebih dogmatis, dan skenarotis. manusia sempurna adalah pendefenisian terhadap otuput pendidikan oleh sistem pemerintahan dan interaksi sosial yang berlaku, dalam sebuah ruang apa yang disebut sebagai normal oleh sebuah komunitas

seperti kita ketahui dalam setiap konsep tentu memiliki kiblat. buku ini berkiblat pada tiga teori utama, yaitu

  1. teori mazhab Frankurt
  2. teori mazhab paule Fraire
  3. teori mazhab Antonio Gramsci

memandang bahwa pendidikan adalah upaya membebaskan manusian dari kebodohan dan keterpurukan menjadi manusian yang memiliki moral dan layak menyandang predikat manusia, dengan memberikan kebebasan seluas-luasnya bagi setiap orang untuk bertindak seluas-luasnya sampai dapat melewati aksi batas dan situasi batas yang dihadapi oleh seseorang.

ilmu yang diangkat adalah sebuah kurikulum yang dirancang berdasarkan realitas kehidupan dengan melakukan kodefikasi dan dekodefikasi, tidak berkutat pada sesuatu yan dibayangkan, sehingga peserta didik benar-benar mempelajari kehidupan, yang terangkai dalam disiplin ilmu yang memformulasikan kehidupan itu snediri.

proses pembelajaran pun adalah proses pembelajaran yang aktif, tidka berkutat pada apa yang disampaikan oleh seorang guru, siswa diarahkan untuk menjadi manusia purna yang memiliki tingkat kemampuan yang tinggi dan mampu berpikir kritis.

selain itu dejelaskan pula bahwa terhadap pendidika Islam, mazhab pendidikan kritsi memiliki kesamaan dalam memandan bahwa manusia adalah mahluk yang tidak sempurna, memiliki begitu banyak kekurangan sehingga perlu gerakan menuju kearah itu dengaj cara-cara yang tidak mengekang krtisme dalam berpi,iri dan bertindak.

pendidikan harus dapat dinikmati oleh setiap warga negara disetiap level, menjamin bahwa proses pendidikan itu berjalan dengan baik, serta menjadikan kritisme sebagai target pencapaian pendidikan.

Permalink & Komentar